Latar Belakang ProyekPada Agustus 2024, Charlotte, manajer toko merek pakaian olahraga di sebuah pusat perbelanjaan di Manchester, Inggris, menanyakan informasi produk melalui situs web resmi perusahaan kami. Ia menyebutkan bahwa lalu lintas pejalan kaki di pusat perbelanjaan tersebut...
Hubungi Kami
Latar belakang proyek
Pada Agustus 2024, Charlotte, manajer toko merek pakaian olahraga di sebuah pusat perbelanjaan di Manchester, Inggris, menanyakan informasi produk melalui situs resmi perusahaan kami. Ia menyebutkan bahwa lalu lintas pengunjung di area mal tempat tokonya berada terutama terdiri dari para pecinta kebugaran, namun toko tersebut tidak memiliki layanan konsumsi instan yang secara langsung terkait dengan skenario kebugaran.
Komunikasi Kebutuhan
Dalam emailnya, Charlotte menyampaikan keinginannya untuk memperkenalkan perangkat yang dapat melengkapi secara fungsional mesin penjual minuman yang sudah ada. Setelah pertemuan daring, ia menjelaskan dua persyaratan utama: pertama, perangkat harus memenuhi standar nutrisi olahraga, dan kedua, proses operasinya harus sederhana dan cepat. Berdasarkan ukuran toko dan profil pelanggannya, perwakilan penjualan kami merekomendasikan mesin penjual serbuk protein GS805. Perangkat ini mendukung lebih dari dua puluh rasa populer serta dilengkapi fungsi bayar dengan pemindaian kode dan layar tampilan informasi nutrisi.
Penerapan dan Implementasi
Perangkat tersebut tiba di toko pada awal September 2024 dan dipasang di sebelah mesin penjual minuman di pintu masuk. Perusahaan kami menyelesaikan pengaturan perangkat melalui panduan jarak jauh serta memberikan pelatihan kepada staf toko mengenai prosedur pengisian ulang dan pembersihan. Charlotte mengatur agar staf memeriksa persediaan dua kali sehari, pagi dan sore, serta mencetak petunjuk penggunaan sederhana untuk ditempatkan di samping perangkat.
Kinerja operasional
Setelah perangkat digunakan, penjualan harian stabil pada kisaran 15–20 cangkir, dengan penjualan akhir pekan mencapai lebih dari 30 cangkir. Menurut data penjualan yang disediakan oleh Charlotte, sekitar 40% pelanggan yang membeli minuman protein juga melihat-lihat pakaian olahraga atau aksesori toko, dan sekitar 15% di antaranya melakukan pembelian tambahan. Penjualan toko pada bulan Oktober meningkat sekitar 8% dibandingkan bulan sebelumnya, yang menurut Charlotte sebagian disebabkan oleh layanan minuman protein baru.
Umpan Balik Pelanggan
Beberapa pelanggan secara khusus menyebutkan di media sosial bahwa "sangat nyaman untuk mengonsumsi protein segera setelah berolahraga di toko." Dalam tinjauan kuartalannya, Charlotte mencatat bahwa perangkat tersebut membantu menarik lebih banyak pecinta kebugaran untuk menghabiskan waktu di toko, terutama selama jam-jam puncak kebugaran pukul 17.00–19.00, ketika jumlah pengunjung meningkat secara nyata.